Selamat datang di Baltazar-Artikel.Blogspot.Com

Riwayat Wolfgang Amadeus Mozart

Thursday, 6 December 20120 comments


Wolfgang Amadeus Mozart yang bernama asli Johannes Chrysostomus Wolfgangus Gottlieb Mozart,lahir di Salzburg,27 Januari 1756 - meninggal di Wina,Austria 5 Desember 1791 pada umur 35 tahun. Adalah seorang Komponis, Ia dianggap sebagai salah satu dari komponis Musik Klasik Eropa yang terpenting dan paling terkenal dalam sejarah.

Karya - karyanya (sekitar 700 lagu) termasuk gubahan - gubahan yang secara luas diakui sebagai puncak karya musik Simponi, musik Piano, musik Opera dan musik Paduan Suara.

Contoh karyanya adalah : Opera Don Giovanni dan Die Zauberflote. Dan banyak dari karya Mozart dianggap sebagai Repertoar standar konser klasik dan diakui sebagai mahakarya Musik Zaman Klasik. Karya - karyanya diurutkan dalam katalog Kochel-Verzeichnis.

Masa Awal (1756 - 1772) :

Mozart dikenal memiliki kemampuan  mengenal nada dengan tepat tanpa bantuan alat. Mengenal musik sejak lahir. Ayahnya Johann Georg Leopold Mozart adalah : Komponis penting pada zamannya. Salah satu karyanya yang paling penting adalah : Kindersimfonie (Simponi Anak - Anak).

Wolfgang kecil adalah : anak bungsung dari tujuh bersaudara yang lahir prematur. Hanya Dia dan Maria Anna Mozart (Nannerl) yang bertahan hidup sampai dewasa. Sewaktu umur 4 tahun, Mozart sudah mampu memainkan Harpsichord dan melakukan Improvisasi pada karya - karya musik pendahulu-nya.
Dia bahkan menulis komposisinya yang pertama saat berumur 5 tahun. Karya - karyanya antara lain adalah : Violin Sonata dan beberapa Minuet.
Sang Ayah (Leopold) mengumpulkan semua komposisi ini tanpa sepengetahuan anaknya. Demikian juga Nannerl, Dia juga adalah pemain piano yang sangat handal. Leopold menemukan bakat kedua anaknya merasa terpanggil untuk memamerkan mereka ke seluruh Eropa.

Bermain Piano di depan Raja Bayern :

Mozart kemudian dibawa untuk bermain Piano di depan Raja Bayern di Munchen. Pada bulan September 1762, Leopold mengambil cuti panjang dari jabatannya untuk mempromosikan anaknya kepada raja - raja. Mereka lalu berangkat ke Wina.
Disana Mozart bermain piano di depan Ratu Maria Theresia yang terpukau akan keahlian permainan Mozart dan Nannerl.

Setelah konser di Wina, Mozart harus mengikuti konser yang cukup panjang selama 3 tahun yaitu : Paris (1763, 1765) dan London (1764, 1765). Di tempat - tempat tersebut, Mozart mengadakan konser di depan raja - raja dan juga diuji oleh mereka. Antara lain dengan mengimprovisasi tema - tema yang diberikan oleh penguji dengan mata yang ditutupi selembar kain.
Mozart di sambut sebagai anak ajaib di segala tempat. Di London, Dia bertemu dengan anak dari Johann Sebastian Bach yaitu Johann Christian Bach yang sering dipanggil sebagai English Bach.
Mozart memainkan Piano Sonata dalam 4 tangan sembari duduk di pangkuan Bach.

Simfoni - simfoni dari J.S.Bach dan Carl Friedrich Abel, mempengaruhi simfoni - simfoni Mozart yang pertama (K.16 & K.19), pada tahun 1764 & 1765. Tahun 1767, Mozart menggubah beberapa Piano Sonata dari komponis - komponis lain dan membuatnya menjadi 4 buah Piano Concerto pertama-nya ( K.37 | K.39 | K.40 | K.41 ). Pada tahun 1768 atas permintaan Kaisar Wina, Mozart menggubah Opera Buffa ( Komik Opera ), La Finta Semplice ( namun tak terpentaskan ) dan Operetta Bastien Und Bastienne.

Perjalanan menuju Italia :

Tahun 1769, Mozart mengadakan perjalanan ke Italia. Hasil perjalanan ini cukup baik. Mozart sangat produktif dalam penciptaan komposisi. Dia menggubah Opera Mitridati, re' di Ponto ( 1770 ) dan Lucia Silla ( 1772 ) dan keduanya mendapatkan sukses besar dalam pertunjukkan di Milano.

Mozart juga menciptakan banyak simfoni selama perjalanan ini dan dipengaruhi para komponis - komponis Italia seperti Sammartini. Di Bologna, Mozart juga mempelajari Kontrapung pada guru komposisi yang paling terkenal pada masa itu yaitu Padre Martini. 

Masa Salzburg ( 1773 - 1780 ) :

Sebelum pergi ke Italia, Mozart tinggal bersama ayahnya selama sepuluh minggu di Wina. Leopold tidak ingin Mozart kembali dan bekerja menjadi " tukang musik " yang tak terlalu dihargai di Salzburg.
Leopold berusaha mendapatkan jabatan untuk anaknya di Wina, namun tak berhasil.
Sebenarnya perbuatan Leopold memamerkan anak - anaknya ke seluruh Eropa tidak terlalu disenangi oleh Kaisar Austria.

Maestro Kapel Uskup Agung Salzburg :

Di Wina, Mozart mendengarkan karya - karya Joseph Haydn yang terbaru dan dia juga berteman dengan Michael Haydn ( 1737 - 1806 ), adik dari Joseph Haydn.
Salah satu karya yang penting pada masa ini adalah K.183 - Simfoni No.25 in G Minor ( 1773 ) dan K.201 - Simfoni in A Major ( 1774 ).

Pada saat yang sama di Salzburg, Uskup Segismundo meninggal dunia dan digantikan oleh Hieronymous Von Colloredo yang otoriter dan energik. Sekembalinya dari Italia, Mozart menjabat sebagai Maestro Kapel di Salzburg.

Uskup Colloredo yang tidak berminat pada musik, membuat Mozart merasa kesal terutama karena sikapnya yang sering meremehkan Mozart. Untuk melupakan rasa kesalnya pada Uskup Colloredo, Mozart menjadi sangat rajin bekerja, dan mengerahkan segala kemampuannya untuk menciptakan berbagai komposisi.
Pada ulang tahunnya yang ke-21, jumlah komposisinya sudah mencapai 300 buah. Pada tahun 1777, Mozart mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Maestro dan memulai kariernya sebagai musisi Freelance di Wina.

Karya - karya pentingnya dari tahun 1775 - 1777 termasuk sonata - sonata Piano yang pertama, 5 Violin Concerto dan beberapa Piano Concerto, Opera La Jardinera Gingida termasuk karya agungnya yang pertama K.271 dalam Eb Major.

Perjalanan Panjang ke Paris :

Mozart sekeluarga berencana untuk pergi dan berkarir di Paris. Namun sang Ayah Leopold yang masih terikat kontrak kerja dengan Kapel Uskup Agung Salzburg tak dapat pergi sehingga Mozart pergi ditemani Ibunya. Mereka berangkat pada bulan September 1777, dan perjalanannya memakan waktu 16 bulan. Sebelum sampai di Paris, mereka singgah dan menetap selama beberapa waktu di Munchen dan Mannheim. Dim Mannheim, Mozart berteman dengan Komponis Cannabich dan Holzbauer. Ia mencoba mendapatkan jabatan disana melalui Pangeran Mannheim namun tak berhasil. Alasan utama Mozart menetap lebih lama di Mannheim adalah karena dia bertemu dan jatuh cinta kepada Aloysia Weber, seorang penyanyi Sopran berusia 16 tahun. Leopold yang mengetahui hal ini menulis surat yang mengatakan bahwa Mozart harus memutuskan pilihannya sendiri, Apakah dia mau hanya menjadi "Artis jalanan yang akan dilupakan orang, seiring berjalannya waktu atau menjadi seorang musisi yang terkenal, dan dicintai dan ditulis di berbagai buku".

Disini Mozart juga menemukan Komposisi 6 duetti a Clavicembalo e Violino dari Joseph Schuster dan mengirimkannya ke Nannerl. Dia menulis surat ke Ayahnya begini : "Jika aku tinggal disini, Aku juga akan membuat 6 buah Komposisi dalam gaya yang sama karena mereka cukup laku di sini".

Walau kecewa dengan sang Ayah (juga karena cintanya ditolak Aloysia), Mozart meneruskan perjalanannya ke Paris. Di Paris Mozart mulai bekerja dengan memberikan Les - Les Privat, dan sambil menciptakan lagu - lagu yang sesuai dengan selera orang Perancis.
Mozart mendapatkan kesempatan untuk mementaskan karyanya di Concert Spirituel. Salah satu karya yang paling penting adalah K.297 Simponi No.31 'Paris'. Namun setelah pementasan ini tak lama Ibu Mozart jatuh sakit karena demam tinggi dan meninggal pada 03 Juli 1778. Teman Mozart di Paris, seorang bangsawan bernama Grimm, menuliskan surat pada Leopold bahwa tak ada masa depan bagi Mozart di Paris terutama karena adanya kontroversi antara para pendukung Gluck dan pendukung Opera Itali sehingga Mozart tak diperhatikan.

Semasa itu Leopold berhasil mendapatkan jabatan Organis di Istana Salzburg dengan gaji yang lebih tinggi daripada jabatan sebelumnya. Sebelum meninggalkan Paris, Mozart bertemu kembali dengan J.C.Bach yang sedang mementaskan Opera.

Karya - karya penting selama di Paris selain simfoni 'Paris' adalah beberapa Violin Sonata termasuk K.304 Violin Sonata in E Minor | K.299 Concerto for Flute and Harp in C Major | K.310 Sonata in A Minor yang merupakan sonata Mozart yang memiliki suasana yang kelam karena ini diciptakan Mozart untuk sang Ibunya yang meninggal.

Kepulangan ke Salzburg :



bersambung ................


Share this article :

Post a Comment

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

IKLAN

 
Support : Cara Gampang | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. ARTIKEL: Musik | Software | Game | Gratis | Semua Gratis - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger